Kamis, 14 April 2011

MOTIVASI


Adikku yang dititipkan oleh ibumu kepada ibuku,
agar aku melebihkan kasih-sayangku kepadamu,

ini yang ingin aku sampaikan kepadamu,

Janganlah engkau menyia-nyiakan kesempatan untuk menjadikan dirimu lebih baik dan lebih kuat.

Jangan sia-siakan kesulitanmu.


Kapan lagi-kah engkau akan memikirkan perbaikan pada sikap, pikiran, dan cara-caramu, jika tidak di dalam masa di mana engkau mengalami kesulitan?

Apakah ada waktu lain yang lebih subur bagi kesungguhanmu untuk meningkatkan kualitas dirimu, selain saat engkau berada dalam kesulitan?

Apakah doamu dalam masa gembiramu bisa mengalahkan kekhusukan dari doamu saat engkau menderita?

Dan,

Kapankah engkau lebih sadar mengenai keharusan untuk menjadi pribadi yang kuat, selain dalam masa sulit-mu?

Masa sulit adalah masa yang paling menuntut pembuktian kemampuanmu untuk memperbaiki diri.

Jika engkau berhasil keluar dari kesulitanmu, itu berarti engkau telah tumbuh menjadi pribadi yang lebih kuat daripada dirimu sebelum kesulitan itu datang.

Syukurilah kesulitan, karena ia merampas semua hal yang tidak berguna dari perhatianmu, agar engkau menggunakan semua waktu dan tenagamu hanya untuk yang baik dan yang membaikkan dirimu, agar engkau menjadi lebih bernilai bagi mereka yang kau layani.

Hanya jika engkau tanpa paksaan dapat memaksa dirimu hanya terlibat dalam yang baik, engkau akan terbebas dari kesulitan yang dialami oleh dia yang belum mengutamakan yang baik baginya.

Kemudian, adikku yang keras kemauannya, …

Kesulitan yang akan kau temui setelah engkau sepenuhnya mengutamakan yang baik, adalah kesulitan yang kau hadapi dalam menjadikan dirimu lebih berguna bagi lebih banyak orang.

Dan,

Janganlah kau sikapi kesulitanmu sebagai gangguan yang harus kau tolerir sementara hanya untuk selamat.

Sesungguhnya jika engkau ikhlas meramahkan hatimu kepada niat-niat Tuhan-mu yang tiada lain kecuali untuk memuliakanmu, engkau akan melihat masalah dan kesulitanmu sebagai penghormatan kepadamu.

Kesulitan adalah rasa dari penghormatan yang tak kau sukai.

Perhatikanlah,

Masalah adalah sesungguhnya rahmat yang tak kau sukai rasanya, tetapi yang mulia tujuannya.

Maka, anggunkanlah dirimu di hadapan masalah.

Karena, jika engkau gagah menguatkan dirimu sementara hatimu ter-iris oleh rasa kesulitanmu, engkau akan segera dibahagiakan dengan kemudahan yang menjadi hadiahmu karena engkau bersabar dalam kesulitanmu.

Maka,

Tetapkanlah dirimu untuk menggunakan sebaik-baiknya sikap di dalam seburuk-buruknya keadaan.

Engkau kekasih Tuhan.

Tidak mungkin engkau dibiarkan tersiksa dalam kesedihanmu, tanpa rencana yang pasti untuk mengeluarkanmu dari kesulitan, dan tanpa kepastian untuk memuliakanmu karena kesetiaanmu kepada Tuhan.

Setialah kepada Tuhan, agar Tuhan lebih setia dalam menuruti permintaanmu.

………..


Sahabat saya yang mulia hatinya,

Mudah-mudahan tulisan sederhana di atas dapat berlaku ramah dalam mendampingi renungan-renungan Anda mengenai keindahan dari semua kemungkinan masa depan Anda.

Mudah-mudahan Tuhan menyegerakan penyejahteraan dan pembahagiaan Anda dan keluarga terkasih.

Sampai kita bertemu suatu ketika nanti, dan berjabat-tangan, dan berbincang mengenai keindahan dari kebersamaan kita dalam kehidupan yang dimuliakan oleh Tuhan ini.

Mohon disampaikan salam sayang dari Ibu Linna dan saya, untuk keluarga Anda terkasih.

Loving you all as always,

Mario Teguh

0 komentar:

Poskan Komentar