Senin, 29 Maret 2010

USIA KITA, PENCAPAIAN KITA.




Sungguh ironis, karena kalau kita flashback ke masa lalu, terkdang kita juga merasa tidak nyaman di usia saat itu. Saat kanak-kanak, misalnya kita ingin cepat besar agar bisa keluar rumah dan mengenal dunia. Saat remaja, kita ingin cepat dewasa agar bebas dari pergaulan canggung dan kekangan orang tua. Anehnya, ketika masa dewasa itu tiba, kita bukannya bergembira, malah ingin kembali muda.

Saya teringat akhir bulan Maret ini usia saya bertambah satu. Sedangkan jatah hidup saya di dunia ini berkurang satu juga. Mudah-mudahan dengan bertambahnya usia, saya dapat bijaksana dalam membagi waktu dan berintrofeksi diri. Karena apapun adanya kita saat ini usia tak ada hubungannya dengan keberhasilan, namun kerja keras kitalah yang menentukanya. Apapun adanya diri kita saat ini yang terpenting adalah mensyukuri karunia Tuhan yang diberikan kepada kita. Jangan sampai kita terlalu larut dalam lamunan, sehingga tidak sadar hidup ini sedang berjalan. Tapi saya yakin bahwa setiap fase usia yang kita lalui, selalu menggoreskan kisah. Kita sudah diberi waktu sampai di usia sekarang, itu adalah karunia Tuhan. Jadikanlah hidup kita ini menjadi kenangan indah. Tugas kita tinggal menjalani sisa usia dengan sebaik-baiknya. Dengan karya dan doa, juga amal yang baik untuk dipersembahkan kelak kepada-Nya.

Ketika hari ulang tahun tiba, banyak orang menyambutnya dengan perasaan suka cita. Tapi tak sedikit yang justru diliputi rasa cemas. Bukan karena takut tak bisa nraktir teman makan. Namun karena kita tidak merasa istimewa dengan bertambahnya usia. Mungkin kita perna berpikir? Bagaimana saya akan merasa istimewa, bila di usia yang bertambah, kehidupan saya tak kunjung berubah?

Dalam rentang setahun, ada saat-saat kita merenungkan usia. Namun ada saat-saat kita malas melakukannya. Kita merasa takut, cemas, gelisah menyadari waktu terus berjalan, umur bertambah, sedangkan target keberhasilan belum juga didapat. Terkadang kita jadi menyalahkan waktu yang tak mau berhenti berdetak sedetik pun. Tak sedikit orang yang mengeluh tentang usia, karena merasa tidak puas dengan hidupnya.

Semakin bertambah usia, kita merasa terbebani. Karena apa? Karena harapan-harapan kita sendiri. Kita membuat target dalm hati, bahwa usia segini harus sudah punya ini. Ketika target tidak tercapai, kita merasa kecewa dan mulai berandai-andai. Bertambahnya usia identik dengan bertambahnya tanggung jawab, dan kita kadang malas memikul tanggung jawab itu atau bahkan merasa tidak mampu. Jadi masalahnya bukan terletak pada usia yang bertambah, melainkan pada cara kita memandang hidup.

Orang-orang sukses percaya bahwa saat terbaik dalam hidup adalah saat ini. Ketika masalah muncul langsung segera di selesaikan hari ini, janag menunda-nunda sampai besok. Kalau kita membiarkan masalah sampai menumpuk, kita akan stress, dan ini sumber rasa ketidak nyamanan yang membuat kita menyalahkan waktu dan usia.

Waktu bagaikan pedang. Kalau kita tidak cepat melangkah, kita akan tergores dan berdarah. Waktu luang adalah cobaan, kalau dilalaikan yang akan datang adalah penyesalan. Sebagai contoh ketika ada ada tugas kuliah, kita biasa berkata “Ah besok aja. Besok masih banyak luang ini”. Besoknya “duh lagi males nih, besok lagi aja deh”. Kita menunda, tahu-tahu waktu berlalu dengan cepat, kita belum melakukan apa-apa. Hari berganti bulan, bulan berganti tahun, usia bertambah, dan kita belum juga berubah.

Di saat kita merasa cemas dengan perubahan usia, sebenarnya kita sedang mencemaskan diri kita. Kemalasan kita, kelalaian kita, semangat yang lemah dan sikap menunda. Semua itulah penyebab kegagalan, kekalahan, ketidakpuasan.

Orang yang merasa puas tak pernah berpikir untuk kembali ke masa lalu. Justru ingin terus melangkah ke masa depan, lebih banyak hal, mencetak pencapaian berikutnya dan mengecap keberhasilan berikutnya. Semakin tua semakin semangat karena semakin banyak yang kita dapat. Seperti kata pepatah, makin tua makin ranum. Makin tua makin kaya dan bijaksana. Kaya disini tidak selalu harus berati materi, namun juga amal yang baik.

Semoga dengan bertambahnya usia kita menjadi bisa lebih baik dan mencapai cita-cita yang di harapkan. Amieeeeeeeeenn…….. Semangat kawan…

Sumber : M H


0 komentar:

Poskan Komentar