Senin, 23 Mei 2011

Inilah 4 Binatang-binatang Aneh Di Dunia Karena Kesalahan Genetika

Sapi Hasil Mutasi Genetik
Sapi tersebut dijumpai di Belgia pada abad ke-19 dan merupakan hasil persimpangan sapi lokal dengan sapi Inggris, ternak Blue Belgia adalah keajaiban sapi raksasa.
Sapi raksasa ini mempunyai ukuran yang sangat besar dan massa otot yang sering disebut dengan istialh "double muscling," adalah mutasi yang terjadi secara alami dari gen untuk myostatin, sebuah protein yang mengatur pertumbuhan otot. Ini hasil mutasi pada percepatan pertumbuhan otot ramping.



Kodok Berkepala Tiga
Kodok ini di temukan di Inggris oleh seorang anak. Orang pada meyakini kalau kodok ini ada akibat pencemaran lingkungan yang menyebabkan mutasi



Beruang Ungu
Pelusa, seekor beruang kutub betina memiliki bulu berwarna ungu setelah mendapat treatment untuk kulit. Pelusa dapat ditemui di kebun binatang Mendoza City di Argentina. Namun beberapa hari kemudian, bulu Pelusa kembali ke warna aslinya, yaitu putih.



Ular Python Berkepala Dua
Ular python berkepala dua ditemukan oleh tim dokter hewan di kebun binatang di kolombo, sri lanka. Kedua kepalanya beroperasi secara independen dan memiliki kemampuan untuk makan. Ular dengan panjang 25 inci ini menggunakan kepalanya untuk mengontrol gerakan, sementara di yang sebelah kiri mengikuti secara alami. Pada umumnya, python, hidup dalam ekosistem alami, dapat mencapai hingga tujuh meter panjang dan dapat menelan binatang yang jauh lebih besar daripada badannya sendiri.












Sumber : http://iudhionline.blogspot.com/2011_01_01_archive.html

0 komentar:

Poskan Komentar